Impian Manusia

Berawal dari perjalanan beberapa bulan ini, impian manusia yang dulu pernah dituliskan satu demi satu mulai dilupakan bahkan tidak ingin dimunculkan kembali di dalam ingatan.

Beberapa kali cara itu ampuh untuk menumbuhkan semangat beraktifitas kembali dan memulai hal yang baru lagi dikemudian hari.

Salah satu hal yang membuat pemahaman ini menjadi hal yang perlu dilakukan salah satunya dikarenakan dalam buku Ratih Sarwiyono yang berjudul Ki Ageng Suryomentaram di salah satu halamannya menyebutkan bahwa :
“Yang menangis adalah yang berpunya, yang berpunya adalah yang kehilangan, yang kehilangan adalah mereka yang ingin”.
Dengan demikianlah mencoba untuk memikirkan kembali mengenai keinginan – keinginan yang dulunya pernah diinginkan dan sedih jika keinginan itu tidak terpenuhi. Sedangkan impian adalah keinginan yang kira – kira jangka panjang.

Apakah benar keinginan atau impian manusia itu harus dihilangkan ?

Sedangkan saat ini rasanya jika tanpa keinginan itu memang tenang dan sepeti tidak ada beban didalam kehidupan yang seperti mengalir apa adanya, itu membuat berfikir, “Apakah benar keinginan atau impian itu harus dihilangkan ?” atau appakah seharusnya memang harus membentuk tujuan – tujuan namun dengan syarat. Jika tujuan itu tidak tercapai maka harus mencoba untuk merelakannya dan menuju ke tujuan yan lainnya dengan semangat yang sama.

Jika dibandingkan dengan dulunya, ada pribadi sudah tidak terlalu banyak keinginan. Hanya menjalani apa yang harus dijalani. Bahkan hampir menjalani hal yang monoton secara terus menerus, tanpa impian. Seperti tidak ada peningkatan keinginan sama sekali. Tidak tahu kenapa, dibalik semua hal ini, kita harus percaya Tuhan menuntun setiap pribadi manusia ke jalan menuju impian – impiannya selanjutnya, salah satunya seperti impian manusia pada umumnya yaitu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tetapi, ada hal yang mesti diubah daripada hari yang telah dilewati sebelumnya yang hampir tanpa langkah untuk menuju ke tingkat impian itu. Sepertinya harus memulai kembali menyusun mimpi – mimpi itu menjadi hal yang lahir kembali menjadi semangat untuk menjadikan kehidupan ini seimbang.

Seseorang tidaklah pernah punya impian, namun keinginan, impian manusia adalah impian dari yang menciptakan manusia.

Gubuk Desa

Gubuk Desa adalah salah satu website dengan domain Karsanusantara yang ingin memfokuskan konten pada kebudayaan. Tidak hanya fokus pada kebudayaan, Gubuk Desa juga membahas mengenai perjalanan kontributor berkeliling di lingkungannya. Kontributor juga menyukai dunia teknologi informasi, maka beberapa konten juga akan membahas mengenai informasi terkait teknologi informasi.

Website Karsanusantara terbuka untuk semua, jadi jika ada yang ingin menjadi kontributor website ini bisa mengirimkan pesan ke admin. Tidak perlu sungkan karena Karsanusantara adalah milik bersama dengan tujuan membangun sesama, paling tidak memayu hayuning diri.

Bagi para pembaca Gubuk Desa atau website Karsanusantara lain bisa ikut berkontribusi dengan memberikan komentar dan masukan. Harapannya kedepan Karsanusantara bisa memberikan informasi yang berbeda dengan yang lain sekaligus memberikan dampak yang menumbuhkan rasa cinta terhadap sesama. Tidak hanya manusia, tetapi juga makluk lain yang ada di dunia.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kembali ke Atas