pagi hari karsanusantara
Kerikil

Pagi Hari & Dini Hari

Ada yang dilupakan saat pagi hari, ialah pagi itu sendiri.

Rangkaian kata – kata yang disambung spasi dibawah ini merupakan ketikan spontanitas kontributor pada waktu pagi hari menikmati kopi yang dibuatkan bukan istri. Kopi tanpa gula yang pada sruputan pertama memberikan kesan cinta, sruputan kedua memberikan kehangatan, sruputan selanjutnya menampilkan ide – idel gila, dan sruputan terakhir menjadi pembuka gerbang antara sejarah dan masa depan.

Pagi Hari

Didalam senja kita bermimpi,
Dini haripun datang kita berdiri,
Disaat pagi hari kitapun mati,
Dan siangpun kita menyadari,

Seperti air yang terus mengalir,
Seperti pembangunan yg tak pernah berakhir,
Seperti zaman yang terus bergilir,
Dan langit yg terus berdzikir,

Pagi hari akan selalu berbeda,
Bersama senja dia menyambut malam yang gelap gulita,
Tak berselang lama bitangpun menyapa,
Seperti cahaya surga yang menerangi hati yang terluka,

Tampilan mungkin berbeda, namun suatu saat kita akan menyadari, bahwa semua tampilan itu sama. Meskipun sudah ratusan tahun lamanya. Itulah yang dinamakan keabadian yang sempurna.
Selama matahari terbit dari timur, matahari akan selalu dinanti, meskipun umur sudah lelah untuk berumur.

Makhluk biasa-biasa saja yang masih belajar menjadi manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.