hampa tanpa tanpa - menunggu kata
Insomnia,  Kerikil

Menunggu Kata

Bila tak bisa kulihat indahmu dalam dunia nyata,
Izinkanku melihat keindahanmu dalam kata,
Kemudian ku simpan kata itu dalam dada,
Hingga siang dan malamku dipenuhi dengan kata-kata,

Tapi kurasakan gelisah bagai ombak dilautan,
Meskipun aku diam tenang bagai ikan,
Sembari menanti tanda musim semi merekah,
Bagai benih di bawah tanah,

Diam tak masalah,
Terkadang itulah kata-kata yang paling indah,
Singkirkan senangmu apalagi susah,
Biar segala langkah dan tindakanmu menjadi berkah.

Yogyakarta, 2018

Makhluk biasa-biasa saja yang masih belajar menjadi manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.