bertumbuh

Bertumbuh

Salah satu hal tersulit yang dihadapi
oleh seorang manusia adalah perubahan,
baik perubahan di lingkungan, orang lain, maupun diri sendiri.
Sebab, perubahan itu seringkali tidak disardari, juga tanpa persiapan.
Segalanya seperti tiba-tiba saja terjadi, saat kita semua sibuk,
menjalani hari demi hari.

Tidak ada yang tetap dan menetap.
Waktu bergerak. Benih bertumbuh. Air mengalir.
Hidup bergulir layaknya segala sesuatu yang kita kenal.
Kebahagiaan, ketenangan, kegelisahan, keresahan, kekhawatiran,
dan perasaan-perasaan, semuanya turut bertumbuh. 

Hari ini kita akan melatih kepekaan,
melihat kembali jejak perjalanan yang terlah dilewati,
meneliti lagi jalan yang membentang di depan,
mendengarkan ulang kata hari dan nasihat-nasihat,
meraba perasaan-perasaan yang kita semakin samar.

Ada begitu banyak hal berharga
yang kata terlewati begitu saja,
ada kebahagiaan yang kerap kita lupa mengenalinya,
dan ada kekhawatiran yang sebenarnya
tidak perlu repot-repot kita bawa.

Ada banyak hal luput yang tak tercatat,
ada banyak hal yang terlupa karena tidak sempat kita abadikan,
Akan kita ingat lagi: apa-apa yang sudah terjadi,
apa-apa yang tengah kita lewati,
dan apa-apa yang akan kita hadapi-dengan satu harapan,
semoga semuanya menjadi rasa syukur.

(Diambil dari sinopsis buku “Bertumbuh” karya kolektif: Satria Maulana, Kurniawah Gunadi, Iqbal Hariadi, Mutia Prawitasari, Novie Octaviane Mufti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.